INTAN AMELIA Semut dan Belalang

Pada siang hari di akhir musim gugur. Satu keluarga, semut yang telah bekerja keras sepanjang musim panas untuk mengumpulkan makanan. Mengeringkan butir-butiran gandum yang talah mereka kumpulkan selama musim panas. Saat itu seekor belalang yang kelaparan, dengan sebuah biola di tangannya datang dan memohon dengan sangat agar keluarga semut itu memberikan sedikit makan untuk dirinya.

 

“Apa!” teriak sang semut dengan terkejut,” Tidakkah kamu mengumpulkan dan menyiapkan makanan untuk musim dingin yang akan datang saat ini? Selama ini apa saja yang kamu lakukan sepanjang musim panas?”

 

“Saya tidak mempunyai waktu untuk mengumpulkan makanan,” kata belalang;” Saya sangat sibuk membuat lagu, dan sebelum saya sadari, musim panas pun sudah berlalu.”

 

Semut tersebut mengangkat bahunya karena merasa geram.

 

“Membuat lagu kata mu ya?” kata sang semut,” Baiklah, setelah lagu tersebut telah kamu selesaikan pada musim panas, sekarang saatnya kamu menari!”  kemudian semut-semut tersebut membalikkan badan dan melanjutkan pekerjaan mereka tanpa mempedulikan sang belalang lagi.

 

Ada saatnya untuk bekerja dan ada saatnya untuk bermain.

Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: